Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Selasa mengajukan tindakan hukum terhadap sebuah surat kabar terkenal dan pemimpin redaksinya karena mempublikasikan gambar-gambar yang memperlihatkan truk-truk milik dinas rahasia negara membantu mengirim senjata kepada Mujahidin Suriah untuk menggulingkan rezim syiah Assad.

Erdogan mengatakan bahwa oposisi Cumhuriyet dan pemrednya Can Dundar “mempublikasikan gambar-gambar dan informasi yang bertentangan dengan kebenaran” dan “memperoleh serta menyebarluaskan informasi rahasia,” demikian kantor berita resmi Anatolia melaporkan.

Surat kabar Hurriyet, yang mengutip isi salinan pengaduan itu, menyebutkan tim hukum Erdogan telah memohon Dundar dijatuhi hukuman seumur hidup dan 42 tahun penjara berdasarkan tuduhan-tuduhan tersebut.

Pada Jumat Cumhuriyet mempublikasikan laporan dari Januari 2014 yang menunjukkan pasukan keamanan Turki menemukan kotak-kotak apa yang dilukiskannya sebagai senjata dan amunisi yang dikirim ke Suriah di truk-truk Organisasi Intelejen Nasional (MIT) saat dicegat dekat pebatasan Suriah.

Erdogan pada Selasa menolak lagi klaim bahwa Turki membantu para pejuang di Suriah termasuk kelompok Negara Islam, dengan menyatakan bantuan yang dicegat itu ditujukan untuk minoritas warga keturunan Turki di Suriah. [wira-algaruty/Salamfm/rz]

%d blogger menyukai ini: