Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen DPR RI Nurhayati Ali Assegaf  menyatakan bahwa tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau yang populer dikenal Sustainable Development Goals tak akan berarti tanpa menghormati hak asasi manusia warga Palestina dan Rohingya.

Hal ini menurut Nurhayati sangat penting sebagai pemenuhan hak dasar kemanusiaan yang saat ini masih bermasalah di kedua negara tersebut. Seruan tersebut disampaikan Nurhayati Ali Assegaf pada Konferensi Tingkat Tinggi Women Political Leaders 2019 di Tokyo, Jepang, belum lama ini.

Sebagai pemimpin delegasi, Nurhayati menegaskan bahwa implementasi dan pencapaian TPB harus inklusif termasuk pemenuhan HAM warga Palestina dan Rohingya. Nurhayati menambahkan bahwa sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, Indonesia terus mempertahankan konsistensinya dalam menegakkan HAM seperti diamanatkan konstitusi. Hal ini sebagaimana dirilis laman DPR RI hari rabu kemarin.

Seruan penegakan HAM terutama bagi warga Palestina dan Rohingya terus disuarakan Indonesia di berbagai forum internasional. Di sela KTT tersebut, Nurhayati kembali dipercaya sebagai anggota dewan eksekutif World Political Leadershingga tahun 2021. (hidayatullah/admin).

%d blogger menyukai ini: