Rapat soal RUU PUB (Perlindungan Umat Beragama) antar sejumlah tokoh dengan Kemenag dalam Focus Group Discussion diselenggarakan secara tertutup di kantor Kemenag, Jakarta pada Rabu (27/05) kemarin.

Menurut Dr. Abdul Choir, Anggota MIUMI, yang turut diundang dalam rapat itu menjelaskan bahwa RUU PUB ini masih dalam tahap proses penyelesaian, karena naskah akademik belum selesai dibuat dan oleh Kemenag sedang dimintakan kepada universitas-universitas.

Diselenggarakannya rapat tersebut secara tertutup agar umat beragama di Indonesia tidak gonjang-ganjing karena Undang-undangnya belum rampung. Dikhawatirkan timbul gejolak dan penafsiran yang salah di masyarakat.

Draft RUU PUB (Perlindungan Umat Beragama) merupakan kelanjutan dari Undang-Undang sejenis, yaitu RUU KUB (Kerukunan Umat Beragama), yang oleh sebagian pihak dianggap dapat menguntungkan aliran-aliran sesat di Indonesia.

[al-khad/salamfm/tamam/Islampos]

%d blogger menyukai ini: