Menteri Dalam Negeri Malaysia, Tan Sri Muhyiddin bin Muhammad Yassin, mengatakan kementeriannya tidak menemukan nama Zakir Naik dalam daftar merah PBB dan Interpol.

Pernyataan ini disampaikan Sri Muhyiddin dalam balasan tertulis kepada Datuk Tuan Ibrahim Tuan Man,  sebagai jawaban bahwa Malaysia memiliki hak untuk tidak memenuhi tuntutan India agar mengekstradisi Zakir, karena menyebutnya kasus itu hanyalah politis. Zakir Naik masuk dan keluar Malaysia melalui jalur hukum.

Muhyiddin mengatakan ada ketentuan untuk tidak melanjutkan proses ekstradisi Zakir, dengan mempertimbangkan situasi demi kepentingan keadilan.

Dia mengaku khawatir Zakir Naik tidak akan mendapatkan keadilan jika dipulangkan atau justru mendapat penindasan atau bahkan nyawanya dalam keadaan terancam.

Sebelumnya, Perdana Menteri Mahathir Mohamad menyampaikan isyarat negaranya tak akan mengikuti desakan India yang akan mengeksradisi Zakir Naik yang kini diberi izin tinggal di Malaysia. (hidayatullah/admin).

%d blogger menyukai ini: