Jakarta (SI Online) – Pengurus Pusat Pemuda PUI (Pemuda PUI) menghadiri 1st Muslim Youth Leadership Ijtima’ and Federation of Muslim Youth” (AFMY) 2015 yang digelar 25-27 Desember di Sepang, Malaysia. Perhelatan ini merupakan muktamar para pemimpin pemuda Islam se-Asia. Mereka akan membicarakan tentang masa depan Asia, mulai dari MEA 2015, HAM dan dakwah pemuda Islam dalam menghadapi tantangan global.
Menurut Ketua Umum Pemuda PUI Raizal Arifin, AFMY ini adalah sangat penting bagi pemuda Islam di Asia. Terutama masa depan masyarakat Asia dalam peta global.
“Forum ini adalah forum ide dan gagasan besar. Kita (Pemuda PUI) memiliki kesempatan untuk menginternalisasi doktrin Intisab PUI dan Islah tsamaniyah yang lebih luas. Mr. Syamsudin PM era Amir Syamsudin mampu membawa ide-ide PUI dalam negara dan dunia. Beliau lulus dari Universitas Leiden dan dipercaya memimpin.”
Dalam acara ini Iman Budiman, Ketua Umum Pemuda PUI Periode 2009-2015 didaulat menjadi pembicara.
“Ini sebuah kehormatan bagi Pemuda PUI, saya mewakili Pemuda PUI diminta menjadi pembicara di AFMY. Saya akan menggagas mendorong “Poros Strategis” pemuda Islam di Asia dan dunia. Trend ke depan, kampus-kampus kelas dunia akan membuka kampusnya di Asia. Artinya, kampus ada mahasiswa (kaum muda) akan menjadi pelaku peradaban. Asia akan menjadi mozaik baru menggantikan barat,”  kata Budiman.
Tambahnya lagi, MEA 2015 tidak hanya bicara ekonomi semata, tetapi ada tantangan lain yang memiliki dampak luar biasa. Yaitu pertemuan banyak ideologi, cendekiawan, aktivis dan para pelaku perubahan akan bertemua dengan leluasa. “Pemuda Islam harus memenangkannya dalam percaturan global ini,” pungkasnya. [Adin/Salamfm/ummu syakira/Suara Islam]

%d blogger menyukai ini: