Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sahabat yang berbahagia. Pada edisi kali ini, kita akan membahas mengenai “peran penting seorang ayah dalam mendidik anak”.

Bagaimanapun, sosok seorang ayah itu sangat penting dalam sebuah keluarga. Perannya sangat vital dan tak tergantikan. Termasuk juga untuk urusan mendidik anak, ayah punya peran yang sangat besar. Lalu apa sajakah peran ayah dalam mendidik anak yang perlu kita ketahui? Berikut diantaranya/

Yang pertama, Sebagai Leader.

Ayah adalah pemimpin dalam keluarga. Ayah punya peran untuk memimpin keluarga dan mengarahkan anak-anak agar tetap berada di jalur yang benar. Mengingat saat ini, pergaulan anak di luar sana sangat terlihat miris sekali, pasalnya, banyak terjadi kejadian-kejadian yang tidak mengenakan atau kasus-kasus kejahatan yang notabena dilakukan oleh anak-anak, khususnya masa remaja.

Yang kedua, Sebagai Pelindung Keluarga.

Sosok ayah berperan besar untuk membuat perasaan aman secara emosional bagi anak. Perasaan ini sangat penting bagi tumbuh-kembangnya anak, serta dalam pembentukan karakter diri anak.

Selanjutnya Yang ketiga, Pendorong Kepercayaan Diri Anak.

Ayah punya peran krusial untuk meningkatkan kepercayaan diri anak. Lewat bimbingan dan kasih sayang yang diberikannya, seorang anak akan tumbuh dan memiliki rasa percaya diri yang baik. Apalagi anak yang pertama dari kita, biasanya anak pertama lebih sering ingin bersama ayahnya, tentu itu sangat membantu kita sebagai seorang ayah untuk menanamkan rasa percaya diri di dalam jiwa anak-anak kita.

Yang keempat, Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu Anak.

Ayah yang baik, akan membuat rasa tahu anak terus berkembang. Sehingga anak pun akan mencoba untuk mengeksplorasi lingkungan sekitar, dan mengenal apa yang belum diketahuinya. Sebagai seorang ayah, tentu kita lebih mengetahui lingkungan mana dan hal-hal apa saja yang baik dan tepat bagi pertumbuhan pikiran atau imajinasi anak.

Yang kelima, Membuat Anak Jadi Pemberani,

Dengan didikan yang tepat, seorang anak bisa menjadi pemberani. Di sini peran ayah yang sangat menentukan dalam pembentukan sifat tersebut. Karena seorang ayah adalah imam atau pemimpin bagi keluarganya, jelas tentu seorang ayah lebih mengetahui bagaimana menumbuhkan sifat-sifat yang baik bagi anak dalam perkembangannya.

Yang keenam, Melatih Kedisiplinan.

Ayah juga punya peran istimewa dalam membuat putra-putrinya menjadi disiplin. Tentu untuk itu, ayah wajib memberikan contoh dan keteladanan dalam berdisiplin, sehingga anak akan terbiasa disiplin walaupun si anak berada di luar rumah.

Selanjutnya. Peran penting ayah dalam mendidik anak yang ketujuh adalah, menjadikan Anak yang Sholeh dan Sholehah,

Anak yang sholeh dan sholehah tidak terjadi dengan sendirinya. Tapi peran kedua orang tua sangat penting dalam mewujudkan cita-cita ini. Seperti dengan mengarahkan dan mendidik agar anak selalu sholat tepat waktu dan menjalankan semua perintah Allah . Terkhusus bagi seorang ayah yang menjadi imam di dalam keluarganya, lebih berperan penting dalam menanamkan pendidikan yang Islami ke dalam jiwa anak-anaknya.

Yang kedelapan, Sebagai Teladan.

Anak adalah peniru yang ulung. Untuk itu, ayah dan ibu wajib memberi teladan yang baik bagi anak-anaknya. Sehingga diharapkan anak-anaknya pun bisa tumbuh menjadi anak yang berbudi pekerti luhur. Yang harus kita ingat, bahwa seorang anak akan mengikuti apa yang dilakukan oleh orang tuanya, dan anak pula akan terwarisi sikap, sifat kita dahulu. Jika kita sebagai orang tua dahulu mempunyai sikap, sifat yang baik, maka si anak pun tidak akan jauh akan mempunyai sifat, sikap yang baik pula/ begitu sebaliknya.

Selanjutnya yang kesembilan, Bermain Bersama Anak.

Ayah tak perlu canggung untuk bermain bersama anak-anak. Bermain adalah hak anak. Ayah bisa bermain bersama anak dan bergembira. Saat bermain itu, ayah pun bisa menyelipkan pelajaran-pelajaran penting untuk membentuk anak yang berkarakter. Seperti mendidik anak dalam menghafal Al-Qur’an ketika bermain dengan cara menempel huruf-huruf hijaiyah di dinding/ atau angka-angka.

Yang kesepuluh, Sebagai Motivator.

Ayah bisa menjadi pendorong dan motivator ulung bagi anak. Dengan pendekatan yang baik, ayah bisa mengubah perilaku anak yang sebelumnya kurang baik untuk berubah menjadi lebih baik. Karena orang tua mempunyai lebih banyak pengalaman apa yang terjadi pada dahulu kala.

Selanjutnya yang kesebelas, Menumbuhkan Rasa Peduli.

Anak yang punya rasa peduli pada orang lain dan gemar menolong merupakan salah satu hasil dari didikan orang tuanya. Ayah dalam hal ini punya peran yang sangat strategis agar anak memiliki sifat mulia ini.

Kedua belas, Memperkuat Ikatan sebagai Sebuah Keluarga.

Ayah punya fungsi penting untuk memperkuat ikatan batin antar anggota keluarga.Sehingga antara ayah, ibu dan anak selalu merasa memiliki hubungan batin yang sangat kuat.

Yang ketiga belas, Teman Curhat.

Ayah bisa berfungsi sebagai teman curhat bagi anak. Sehingga masalah yang sedang dihadapi anak tidak dipendam sendiri. Ayah bisa dengarkan dengan sabar apa yang diutarakan anak, sambil mengarahkan apa sebaiknya solusi terbaik yang ditempuh.

Yang keempat belas, Memberi Perhatian.

Perhatian orangtua selalu dibutuhkan anak. Karenanya jangan sampai kesibukan sehari-hari membuat anak merasa kurang mendapat perhatian.

Selanjutnya yang kelima belas, Mengawasi Pergaulan Anak.

Dengan siapa saja anak bergaul wajib menjadi perhatian ayah. Supaya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti anak salah pergaulan, bisa dicegah.

Dan yang keenam belas, Meningkatkan Kecerdasan Emosional Anak.

Seorang anak kadang emosinya masih belum stabil. Untuk itu, sebagai ayah punya peran yang sangat penting untuk meningkatkan kecerdasan emosioanal anak. Tumbuhkan komunikasi yang intens agar ada proses saling percaya. Beri anak kepercayaan sambil tetap dipantau supaya tingkat kematangan emosionalnya tumbuh dengan baik.

Sahabat yang di rahmati Allah . Demikianlah pembahasan kita pada artikel kali ini,mudah-mudahan kita bisa mengamalkannya di dalam kehidupan sehari-har, terlebih kita bisa menanamkannya dalam mendidik anak-anak kita menjadi anak-anak yang membanggakan bagi kedua orang tuanya. Aamiin.

Wallahu a’lam.

Wassalamu’alaikum Warahmatullohi Wabarakatuh.

%d blogger menyukai ini: