Pemerintah berencana merawat para remaja dan anak Rohingya yang tidak memiliki keluarga dalam satu pesantren. Hal ini dikemukakan oleh Menteri Sosial Khafifah Indarparawangsa.

Khafifah menjelaskan ada beberapa pesantren yang sudah menyampaikan langsung keinginannya menampung para pengungsi seperti di daerah Cicurug, Sukabumi, Malang, dan Pasuruan, Bojonegoro. Hal ini dimungkinkan karena kebanyakan warga Rohingya adalah Muslim.

Selain penampungan, pemerintah juga mengusahakan reunifikasi korban dengan para keluarganya yang terpisah. Keputusan pemerintah untuk menampung pengungsi Rohingya selama satu tahun, lewat pesantren ini diharapkan terciptanya pola asuh, agar bisa memperbaiki psikologi sosial yang komprehensif.

[al-khad/salamfm/rz]

%d blogger menyukai ini: