Anadolu Agency melaporkan bahwa ratusan orang menghadiri unjuk rasa di Istanbul pada Ahad kemarin (24/05) untuk menuntut museum bersejarah Istanbul Hagia Sophia diubah menjadi masjid.

Ratusan orang berkumpul di luar museum Hagia Sophia, di kawasan bersejarah Sultanahmet Istanbul dengan beberapa demonstran membawa poster yang bertuliskan: “Hagia Sophia perlu dibuka kembali sebagai masjid,” dan “Biarkan hidup kami dikorbankan untuk Islam”. Aksi demonstrasi ini dipimpin oleh banyak organisasi non-pemerintah Turki, termasuk Yayasan Bantuan Kemanusiaan.

Dirancang sebagai basilika Kristen pada abad keenam oleh Anthemios dari Tralles dan Isidorus dari Miletus, Hagia Sophia sekarang menjadi situs Warisan Dunia UNESCO. Hagia Sophia tetap menjadi pusat Kristen Ortodoks sampai tahun 1453, ketika kota itu ditaklukkan oleh kekhilafahan Turki Utsmani di bawah Sultan Mehmed II, yang dikenal sebagai Penakluk dari Istanbul. Setelah 916 tahun menjadi sebuah gereja, ia memerintahkan Hagia Sophia menjadi “Masjid kemenangan.”

Mosaik gereja sewaktu diubah menjadi masjid tidak hancur, melainkan ditutupi dengan plester dan dipulihkan di abad ke-20. Hagia Sophia digunakan sebagai masjid selama 482 tahun dan dianggap sebagai permata dari dunia Muslim. Setelah runtuhnya kekhilafahan Turki Utsmani, Hagia Sophia diubah menjadi museum pada tahun 1935.

[al-khad/salamfm/fq/islampos]

%d blogger menyukai ini: