Presiden Recep Tayyip Erdogan mengecam pernyataan Perdana Menteri “Israel” Benjamin Netanyahu yang berniat mencaplok wilayah Tepi Barat jika terpilih kembali. Ia menegaskan bahwa Tepi Barat benar-benar milik Palestina.

Sebagaimana dilansir Anadolu Agency, Erdogan sempat berbicara kepada wartawan sebelum keberangkatannya untuk pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di ibu kota Moskow, bahwa “Tepi Barat benar-benar wilayah Palestina.”

Presiden Turki itu juga menambahkan bahwa tindakan Netanyahu tersebut bertentangan dengan hukum internasional dan Turki akan terus mendukung Palestina.

Sebelumnya, Netanyahu bersumpah untuk mencaplok Tepi Barat jika ia memenangkan pemilihan umum, yang dijadwalkan 9 April.

Bulan lalu, Presiden Amerika serikat, Donald Trump mengakui Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah “Israel”, yang diduduki “Israel” pada tahun 1967.

Pada bulan Desember 2017, Donald Trump memicu kemarahan internasional ketika ia secara sepihak mengakui Yerussalem sebagai ibu kota “Israel” dan berjanji untuk memindahkan kedutaannya ke kota itu.

Hukum internasional memandang seluruh Tepi Barat sebagai “wilayah pendudukan” dan menganggap semua bangunan permukiman “Israel” di sana adalah ilegal. (arrahmah/admin).

%d blogger menyukai ini: