Otoritas Agama Islam Perak menyatakan bahwa Zionis “Israel”mendukung Buddhis di Myanmar untuk melenyapkan minoritas Muslim Rohingya, dalam materi khutbah Jum’at-nya yang didistribusikan ke masjid-masjid di negara bagian Malaysia.

Terkait kemelut pengungsi yang tiba di pantai Malaysia, isi khutbah itu juga memuat dugaan bahwa anggota parlemen Malaysia non-Muslim memberi alasan yang dibuat-buat untuk menyangkal tanggung jawab mereka dalam membantu para pengungsi.

Perak Islamic Religious Department (JAIP) juga mengutip seorang penulis bernama “Kashif Ahmed”, yang telah menulis beberapa artikel online tentang dugaan plot “Israel” di Mesir, Nigeria dan Libya, serta negara lainnya.

Bagian dalam khutbah ini menegaskan, “Muslim tidak boleh hanya sibuk dengan toleransi terhadap non-Muslim dan berusaha untuk menjaga perasaan mereka, ketika mereka tidak pernah menghormati kaum muslimin atau mempedulikan perasaan kaum muslimin. Kaum Muslim saat ini bahkan tidak lagi menyadari ketika agamanya dihina, ulamanya difitnah dan dihina, hukum Allah secara terbuka diejek dan ditentang.”

Sebelumnya dikabarkan ada hampir 3.000 pengungsi Rohingya dan Bangladesh yang terkatung-katung di kapal terapung di laut Asia Tenggara dan bahkan berusaha menyelamatkan diri dengan berenang ke pantai negara-negara terdekat, termasuk Malaysia dan Indonesia.[wira-algaurty/salamfm/banan/arrahmah.com]

%d blogger menyukai ini: