Sahabat yang dirahmati Allah, salah satu bentuk bakti seorang anak terhadap orang tuanya adalah dengan mendoakan kedua orang tua, dan memohon ampun kepada Allah untuk kedua orang tua. Baik orang tua itu masih ada, atau sudah meninggal dunia.

Di sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Imam Ahmad, disebutkan bahwa ada seorang lelaki anshar yang bertanya kepada Rasulullah .

“Wahai, Rasulullah! Apakah masih ada yang menjadi tanggung jawabku berkaitan dengan bakti kepada orang tuaku,  ketika mereka berdua telah meninggal?.”

Nabi menjawab.“ya, ada. Yaitu ada empat hal. engkau do’akan dan mintakan ampunan bagi mereka. Melaksanakan janji mereka, serta memuliakan sahabat-sahabat mereka, juga menyambung tali silaturahmi dengan orang yang ada hubungannya dengan ayah ibu. Inilah kewajiban yang masih tersisa dalam berbakti kepada orang tuamu setelah mereka meninggal.

Karena itu  Allah meninggikan kedudukan orang tua lantaran istighfar anaknya terhadap mereka. Telah diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda.

إِنَّ الرَّجُلَ لَتُرْفَعُ دَرَجَتُهُ فِي الْجَنَّةِ فَيَقُولُ أَنَّى لِيْ هَذَا فَيُقَالُ بِاسْتِغْفَارِ وَلَدِكَ لَكَ

Ada seseorang yang diangkat kedudukannya di surga kelak.” Ia pun bertanya.”Bagaimana ini?.” Maka dijawab.“Lantaran istighfar anakmu.

Salah satu hal yang harus diperhatikan oleh kita adalah, mendoakan kedua orang tua, atau salah satunya, untuk kebaikan mereka. memohon kepada Allah untuk memberikan hidayah kepada mereka, jika kedua orang tua berada dalam kesesatan atau kekeliruan.

Hal ini sebagaimana dicontohkan oleh sahabat Abu Hurairah .

Sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu anhu sempat gelisah karena ibunya masih dalam jeratan kekufuran.Dalam Shahih Muslim disebutkan,dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu,ia bercerita.

Aku mendakwahi ibuku agar masuk Islam. Suatu hari aku mengajaknya untuk masuk Islam, tetapi dia malah mengeluarkan pernyataan tentang Nabi yang aku benci.

Aku pun menemui Rasulullah dalam keadaan menangis, Aku mengadu.“Wahai Rasulullah, aku telah membujuk ibuku untuk masuk Islam, namun dia menolakku. Hari ini, dia berkomentar tentang dirimu yang aku benci. Mohonlah kepada Allah supaya memberi hidayah ibu Abuku.

Rasulullah bersabda. “Ya Allah. Tunjukilah ibu Abu Hurairah.”

Aku keluar dengan hati riang karena do’a Nabi. Ketika aku pulang dan mendekati pintu, maka ternyata pintu terbuka. Ibuku mendengar kakiku dan berkata. “Tetap di situ Abu Hurairah.”

Aku mendengar kucuran air, Ibu ku sedang mandi dan kemudian mengenakan pakaiannya , dan kemudian membuka pintu. Dan ia berkata.“Wahai, Abu Hurairah!. Asyhadu an Laa ilaaha Illa Allah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu warasuluhu.”

Aku kembali ke tempat Rasulullah dengan menangis gembira. Aku berkata.”Wahai, Rasulullah,Bergembiralah. Allah telah mengabulkan do’amu dan menunjuki ibuku.” Maka Beliau memuji Allah dan menyanjungNya. hadits riwayat muslim.

Sahabat yang berbahagia, dari kisah abu hurairah dan ibunya tersebut,  maka jelaslah bahwa anak yang menyayangi kedua orang tuanya akan gelisah ketika kedua orang tuanya berada dalam kekeliruan dan kesalahan. Sehingga ia akan selalu membujuk keduanya supaya bertaubat. Kemudian dibarengi dengan mendoakan kedua orang tua atau meminta orang lain untuk mendoakan dan menasihatinya.

Selain itu, anak yang menyayangi orang tuanya akan mendoakan kedua orang tuanya untuk ditempatkan di tempat yang mulia, yakni surga Allah, baik ketika mereka masih hidup atau sudah meninggal dunia.

Semoga bermanfaat.

Wallahu a’lam.