Kepala penelitian Komisi Palestina Urusan Tahanan dan mantan tahanan Abden Nasser Farawneh mengatakan terjadi lebih dari 50 ribu kasus penangkapan anak Palestina sejak pendudukan Israel atas wilayah Palestina pada 1967.

Sementara itu lebih dari 16 ribu kasus penangkapan anak-anak terjadi sejak meletusnya Intifada atau Aksi perlawanan kedua pada tahun 2000, yang dikenal dengan nama Intifada Al-Aqsha.

Farawneh mengatakan penangkapan anak kecil adalah bagian dari kebijakan sistematis dengan tujuan menghancurkan masa depan anak-anak Palestina. Sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Palestina, WAFA, ia menyatakan angka penangkapan oleh penjajah Israel setiap tahun mencapai 700 kasus dari tahun 2000 hingga tahun 2010. Kasus tersebut meningkat tajam dari 2011 sampai 2018 sehingga mencapai 1.250 anak per tahun.

Farawneh mengaku dirinya akan mengungkapkan kejahatan dan pelanggaran yang dilakukan penguasa pendudukan Israel terhadap anak-anak Palestina. (republika/admin).