Menurut data yang diterbitkan oleh Komunitas Nasional Keluarga Para Syuhada Palestina menyebutkan, 84 orang telah gugur oleh pasukan pendudukan Israel pada paruh pertama tahun 2019.

Kelompok itu mengatakan hal ini dalam sebuah pernyataan persnya yang menyebutkan, 59 martir berasal dari Jalur Gaza dan 25 dari Tepi Barat.

Mereka menunjukkan, yang termuda dari para korban tewas adalah bayi yang masih berada dalam kandungan, Abudulloh Abu Arar.

Komunitas nasional menunjukkan, jumlah jenazah para korban yang masih ditahan tentara  Israel sejak awal tahun mencapai 12 jenazah. Dengan demikian jumlah jenazah yang ditahan pemerintah Israel sejak awal revolusi Palestina mencapai 266 jenazah.

Mereka menunjukkan, sebagian besar mayat dimakamkan di makam berangka di daerah jembatan Yakub wilayah 48, dan beberapa ditahan di lemari pendingin penjara Israel. (melayu.palinfo/admin).