Yayasan Cagar Budaya Western Wall, sebuah lembaga pemerintah Israel, membuka rumah ibadah umat Yahudi atau sinagog di area masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur pada Ahad (17/12/2017) yang lalu.

Sebagaimana dikutip middle east monitor, sinagog ini dibangun selama 12 tahun, dengan mengabaikan protes dari sejumlah lembaga-lembaga Islam. Sinagog ini terletak di bawah Tembok Al-Buraq, yang dikenal bagi warga Yahudi sebagai Tembok Barat di sisi masjid Al- Aqsa.

Sebelumnya, dalam beberapa tahun terakhir, lembaga-lembaga Islam di Yerusalem Timur telah menyampaikan protes atas pembangunan sinagog di area masjid Al-Aqsa.

Dalam pernyataannya, Sheikh Ikrima Sabri, Ketua Dewan Mahkamah Islam Yerusalem dan mantan imam Al Aqsa menegaskan, Al-Buraq Wall merupakan bagian dari Tembok Barat masjid Al-Aqsa.

Sabri menegaskan seluruh bangunan baru yang dibuat oleh otoritas Israel di Yerusalem merupakan ilegal dan tidak punya dasar sejarah.

(islampos.com)

Marhaban Romadhon SImpatiFM