Amerika Serikat akan mengirim sekitar 3 ribu tentara tambahan ke Timur Tengah. Pasukan tambahan ini untuk memperkuat posisi pasukan Amerika di kawasan setelah operasi pembunuhan Jendral Iran Qassem Soleimani. Soleimani yang merupakan panglima Brigade Al-Quds, unit khusus Garda Revolusi Iran untuk operasi luar negeri, tewas setelah mobil yang ditumpanginya dirudal oleh Amerika. Ia tewas bersama empat perwira garda revolusi Iran dan lima komandan milisi Syiah Irak pro Iran, yang menemaninya.

Ribuan pasukan itu akan bergabung dengan sekitar 700 tentara yang sudah ditempatkan di Kuwait pekan ini. Ke 700 tentara itu diberangkatkan pasca pengepungan Kedutaan Besar Amerika di Baghdad.

Pengiriman tentara tambahan ini sebagai tanggapan atas pernyataan Iran yang ingin membalas kematian Soleimani. Irak menjadi medan tempur baru antara Iran dan Amerika

Sebelum penyebaran pasukan Amerika pekan ini, Washington telah menempatkan sebanyak 14 ribu pasukan tambahan ke Timur Tengah sejak Mei. Penambahan kekuatan militer Amerika di Timur Tengah itu sejak Amerika mengumumkan secara terbuka untuk pertama kalinya bahwa Iran berencana untuk menyerang kepentingan Amerika.

kiblat/admin