Proses pemberangkatan jamaah calon haji dari Indonesia ke Tanah Suci terus berlangsung hingga Selasa hari ini dan seterusnya, hingga rangkaian pemberangkatan jamaah selesai.

Sementara itu, sebanyak 70 ribu jamaah haji Indonesia mendapatkan pelayanan fasilitas fast track atau jalur cepat keimigrasian di Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, Arab Saudi.

Jamaah haji Indonesia sudah mulai merasakan fasilitas itu pada saat kedatangan di Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz, Ahad kemarin. Saat itu setidaknya ada lima kelompok terbang dari dua embarkasi yang akan menikmati layanan ini.

Kepala Daerah Kerja Bandara, Arsyad Hidayat mengatakan bahwa 30 sampai 33 persen jamaah berangkat dengan fasilitas fast track.

Secara teknis, layanan jalur cepat ini bisa menghemat waktu jamaah setibanya di bandara tujuan. Karena, proses pengecekan dokumen keimigrasian, seperti visa dan paspor, sudah dilakukan sejak di bandara asal alias di Indonesia.

Fasilitas jalur cepat baru terlayani di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten. Pihak imigrasi Arab Saudi membuka konter di Bandara Soetta, dan melakukan pengecekan visa sebelum jamaah naik pesawat. Dengan demikian, semua proses keimigrasian sudah selesai sejak masih di Bandara Soetta.

Begitu tiba di Bandara Madinah, pergerakan jamaah juga relatif lebih cepat. Sejak turun pesawat, jamaah sudah diarahkan ke terminal khusus, Mekah Route, terminal yang didedikasikan untuk jamaah via jalur cepat.

(hidayatullah/admin)

Marhaban Romadhon SImpatiFM