dari Hamba Alloh

Bagaimana caranya agar anak gampang di atur, dan gampang di suruh beribadah? Mohon penjelasannya ustadz ?

Jawaban :

Anak akan terbiasa dekat dengan kita, saat kita bisa menjadi temannya. Jangan sampai orang tua terlalu sibuk dengan bisnisnya atau hal lainnya yang menyebabkan sang anak malas untuk dekat dengan orang tua nya. Bahkan Nabi Shollallohu ‘alaihi wassalam biasa mencium anak-anak karena ini merupakan kasih sayang Nabi Shollallohu ‘alaihi wassalam kepada anak-anak. Dalam riwayat Bukhori dan Muslim, Abu Huroiroh Rodhiyallohu ‘anhu berkata ,

“Nabi Shollallohu ‘alaihi wassalam mencium Al-Hasan bin ‘Ali, dan di sisi Nabi ada Al-Aqro’ bin Haabis At-Tamimiy yang sedang duduk. Maka Al-Aqro’ berkata, “Aku punya 10 orang anak, tidak seorangpun dari mereka yang pernah kucium”. Maka Rasulullah Shollallohu ‘alaihi wassalam melihat kepada Al-‘Aqro’, lalu beliau berkata, “Barangsiapa yang tidak merahmati atau menyayangi maka ia tidak akan dirahmati”.

Dalam kisah yang sama dari ‘Aisyah Rodhiyallohu ‘anha ia berkata .

جَاءَ أَعْرَابِى إِلَى النَّبِى صلى الله عليه وسلم فَقَالَ : تُقَبِّلُونَ الصِّبْيَانَ ، فَمَا نُقَبِّلُهُمْ ، فَقَالَ النَّبِى صلى الله عليه وسلم أَوَأَمْلِكُ لَكَ أَنْ نَزَعَ اللَّهُ مِنْ قَلْبِكَ الرَّحْمَةَ

“Datang seorang arab badui kepada Nabi Shollallohu ‘alaihi wassalam , lalu berkata, “Apakah kalian mencium anak-anak laki-laki?, kami tidak mencium mereka”. Maka Nabi Shollallohu ‘alaihi wassalam berkata, “Aku tidak bisa berbuat apa-apa kalau Allah mencabut rasa rahmat dan sayang dari hatimu”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Maka pendengar, hendaknya kita selalu dekat dengan anak kita terutama saat ia sedang membutuhkan arahan-arahan dalam hal kehidupannya.

Adapun mengenai agar anak mudah untuk beribadah, maka kita ingat ayat al-Qur’an bahwa yang bisa memberikan hidayah hanyalah Alloh Ta’ala semata. Maka perbanyaklah berdoa,

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

“Ya Robbku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang senantiasa mendirikan salat, Wahai Robb kami, perkenankanlah doaku”. (QS. Ibrohim :40)

Doa ini adalah salah satu doa terbaik yang pernah dipanjatkan Nabiyullah Ibrahim ‘Alaihis salam yang dibadikan dalam Al-Qur’an. Pasti doa ini sangat istimewa dan penuh keberkahan. Selayaknya setiap hamba mukmin menjaganya dan senantiasa membacanya. Karena tidak ada sesuatu yang lebih disukai seorang hamba mukmin daripada dia dan orang-orang yang dicintainya menjadi ahli shalat.

Allah mengabadikan doa Ibadurrahman yang berisi harapan dari pasangan dan anak turunnya sebagai qurrata a’yun yaitu penyejuk mata dan pembahagia hati, yakni mereka menjadi hamba-hamba Allah yang taat kepada-Nya. Alloh Ta’ala berfirman dalam surat al-Furqon ayat yang ke 74 ,

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

“Ya Robb kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”.

Al-Hasan Al-Bashri Rohimahulloh memaknakan, “Ya Robb kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami”, adalah yang taat kepada Allah, karena tiada sesuatu yang lebih membuat senang pandangan seorang mukmin dari pada melihat orang yang dicintainya dalam ketaatan”.

Jangan lupa menafkahi anak-anak dan keluarga kita dari sumber yang halal semata.

Semoga Alloh Ta’ala memberikan hidayah kepada keluarga kita, agar menjadi keluarga yang senantiasa taat kepada Alloh Ta’ala. Aamiin.

Wallahu A’lam…