Balai pengajian dan tiang-tiang pembangunan Masjid At-Taqwa Muhammadiyah di Kabupaten Bireuen, Aceh, telah dibakar oleh sekelompok masa yang tidak dikenal pada hari Selasa (17/10/2017) yang lalu. Informasi tersebut telah dibenarkan oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti.

Abdul Mu’ti meminta Pemerintah, khususnya aparatur penegak hukum, untuk menindak tegas pelaku pembakaran, apapun motif dan siapapun pelakunya.

Menurutnya, balai pengajian tersebut sudah bertahun-tahun dipergunakan untuk kegiatan pengajian warga Muhammadiyah. Sedangkan pembangunan masjidnya juga sudah mendapatkan izin mendirikan bangunan atau IMB. Karena itu, Abdul Mu’ti menilai, peristiwa pembakaran tersebut jelas merupakan perbuatan melanggar hukum.

Dalam catatan PP Muhammadiyah, kasus kekerasan terhadap aset Muhammadiyah telah terjadi dua kali.

(hidayatullah.com)