Pemerintah Bangladesh telah menyiapkan daftar 100 ribu pengungsi Rohingya untuk dipulangkan ke Myanmar pada tahap pertama. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Obaidul Quader, sekretaris umum partai yang berkuasa di Bangladesh pada hari Jum’at (29/12/2017) kemarin..

Quader mengatakan bahwa rencana pemulangan pengungsi tersebut menyusul kesepakatan dengan Myanmar untuk mengembalikan orang-orang Rohingya di kamp-kamp pengungsian Bangladesh.

Quader mengklaim bahwa martabat dan keamanan para pengungsi akan dipastikan selama pemulangan. Dengan demikian, setelah para pengungsi kembali ke ‘tempat tinggal’ mereka, Bangladesh lepas tangan dan tak akan lagi peduli dengan keselamatan mereka.

Akan tetapi, di tengah isu pemulangan tersebut, banyak para  aktivis yang masih meragukan keamanan untuk proses ekspatriasi tersebut. Selain itu, para pengungsi Rohingya juga banyak yang merasa tidak aman untuk kembali lagi.

(arrahmah.com)

Marhaban Romadhon SImpatiFM