Buldozer milik penjajah Israel dilaporkan telah menggusur puluhan hektar kawasan desa Haris, Salfit Barat. Rencananya puluhan hektar lahan ini akan digunakan untuk kepentingan perluasan kawasan industri Israel dan membangun pabrik baru. Lahan yang digusur merupakan milik wakaf Islam seluas 250 hektar.

Ketua majelis pedesaan Haris, Umar Samara mengatakan, penjajah Israel telah menggusur lebih dari 100 hektar beberapa bulan lalu, dan mulai menggusur kembali tanpa ada peringatan sebelumnya. Penggusuran lahan juga menyasar tanah milik warga atau kebun yang menjadi sumber penghasilan keluarga.

Penjajah Israel terus berupaya mengambil kendali penuh kawasan Tepi Barat, setelah sebelumnya berhasil mengambil kendali penuh atas kawasan Al-Quds. Penggusuran dan penyitaan tanah menjadi sarana utama yang dilakukan penjajah Israel di Tepi Barat, dan berupaya menggabungkannya dengan wilayah Israel.

 Islampos/admin