Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas, menggandeng organisasi Lembaga Pendanaan PBB untuk Anak-Anak atau UNICEF, dalam memberikan pelayanan bantuan anak-anak yang menjadi korban krisis kemanusiaan. Anak-anak tersebut adalah yang berasal dari Indonesia maupun di negara-negara Organisasi Kerja sama Islam seluruh dunia.

Ketua Baznas, Bambang Sudibyo, mengatakan krisis kemanusiaan di sejumlah negara berdampak pada banyak hal, termasuk di dalamnya anak-anak yang menjadi korban. Ini yang menjadi salah satu perhatian, dan menjadi bentuk kepedulian bersama.

Penggalangan dana dan penyaluran bantuannya, tentu dilakukan secara profesional dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan syariat.

Kerja sama ini meliputi berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, kecukupan gizi, akses air bersih, perlindungan anak dan sosial, serta pemberdayaan kaum muda.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Baznas Bambang Sudibyo, Direktur Utama Baznas Arifin Purwakananta, Perwakilan UNICEF Indonesia Debora Komini dan Direktur Penggalangan Dana dan Kemitraan Swasta UNICEF Geri Stahl.

Debora mengungkapkan, lebih dari dua pertiga dari dana yang dibutuhkan UNICEF untuk anak-anak yang terjebak dalam krisis kemanusiaan, adalah untuk pekerjaan UNICEF di organisasi negara-negara kerja sama dengan Islam. (republika/admin).

Marhaban Romadhon SImpatiFM