Kepala Indonesia Halal Training and Education atau IHATEC, Nur Wahid, mengatakan bahwa sertifikat halal akan menjadikan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM, dapat bersaing di pasar ekspor.

Sebab, salah satu syarat ekspor, terutama ke negara Muslim adalah adanya sertifikat halal. Status halal menjadi barometer dari kualitas produk.

Hal itu ia sampaikan dalam sambutannya pada acara Pelatihan Sistem Jaminan Halal atau SJH yang kembali digelar oleh LPPOM MUI atau Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia bekerja sama dengan IHATEC.

Pelatihan kali ini khusus untuk pelaku UMKM, yang berlangsung di Hotel Salak Pajajaran, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa kemarin.

Pelatihan yang diikuti oleh 26 pelaku usaha UMKM dan akademisi ini dilakukan sebagai upaya LPPOM MUI untuk terus mendorong para pelaku usaha agar melakukan sertifikasi halal produknya.

Dalam pelatihan yang diadakan selama satu hari ini, peserta dibekali materi tentang pemahaman seputar sertifikasi halal, hingga persyaratan sertifikasi halal yang tercantum dalam sebelas kriteria SJH.

(hidayatullah/admin)

Marhaban Romadhon SImpatiFM