Pemerintah Bashar Assad telah menjatuhkan lebih dari enam puluh ribu bom birmil di wilayah warga sipil dari tahun 2012 hingga tahun 2017.

Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan bahwa pemerintah Assad telah menargetkan beberapa permukiman sipil yang berada di wilayah yang dikuasai oposisi.

Lembaga itu juga menyebutkan dalam laporannya bahwa Serangan dari bom birmil tersebut telah menewaskan lebih dari sepuluh ribu warga sipil, termasuk anak-anak dan wanita. Selain jatuhnya korban sipil, serangan bom juga menargetkan ratusan infrastruktur, temasuk fasilitas kesehatan, sekolah masjid dan pasar.

Lembaga Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia menekankan bahwa pemerintah Suriah telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dengan menggunakan bom birmil.

Birmil digunakan karena berbiaya murah dibanding rudal ataupun roket. Akan tetapi dapat merusak area seluas 50 hingga 200 meter.

(kiblat.net)