Penolakan safari dakwah Ustadz Abdul Somad di Pulau Bali oleh anggota ormas setempat telah mendapat tanggapan dari berbagai pihak termasuk DDII.

Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia atau DDII, Mohammad Siddik, sangat menyesalkan penolakan itu terjadi dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Apalagi, menurut Mohammad Siddik, Ustadz Somad adalah sosok yang baik dan bukan berasal dari organisasi terlarang.

Siddik juga menekankan agar pemerintah maupun Kapolda Bali melindungi para penceramah agama dan tidak membiarkan penghadangan semacam itu terjadi. Karena dikhawatirkan muncul ketegangan yang membuat kondisi masyarakat menjadi tidak stabil.

Ia menegaskan bahwa fitnah yang ditujukan terhadap ulama atau ustadz sebagai anti NKRI adalah tuduhan yang tidak benar. Karena menurutnya, terbentuknya NKRI tidak lepas dari perjuangan para tokoh dan umat Islam.

(republika.co.id)