Kepala Pusat Kesehatan Haji dr Eka Jusuf Singka mengimbau jamaah haji agar senantiasa minum air selama di Tanah Suci. Eka menyatakan bahwa kekurangan air bisa menyebabkan gangguan metabolic, dan tidak adanya keseimbangan karena berkurangnya asupan mineral. Hal ini sebagaimana diungkapkan dokter Eka di Hotel Faeyrouz Al Khoir di Madinah, Senin kemarin.

Dokter Eka mengaku senang sebab dari pantauannya di Masjid Nabawi, jamaah haji Indonesia sudah mulai memperhatikan anjuran untuk memakai perlengkapan perlindungan diri. Mulai dari masker, kaca mata, maupun penutup kepala.

Namun, saat memantau ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia, masalah dehidrasi masih mendominasi dan menjadi sebab datangnya penyakit yang melanda jamaah haji.

Dokter Eka pun kembali mengingatkan jamaah untuk selalu membawa air dan secara teratur meminumnya. Serta tidak perlu khawatir bila banyaknya cairan yang masuk bisa membuat sering buang air kecil.

Terkait imbauan itu, dilakukan gerakan minum air bersama. Seperti saat pelepasan jamaah haji Indonesia asal embarkasi Jakarta-Bekasi kloter 1 oleh dr Eka Jusuf Singka, Senin kemarin.

Pada pelepasan keberangkatan jamaah haji ini, Eka Jusuf kembali mencanangkan Gerakan Minum Air Bersama. Jamaah diingatkan tetap memperhatikan asupan cairan untuk menjaga kesehatan tubuh, sehingga ibadah haji bisa berjalan lancar.

Akan tetapi, saat itu baru sebatas imbauan. Ia mengatakan bahwa kini gerakan akan lebih digalakkan secara masif demi kebaikan jamaah haji.

(hidayatullah/admin)

Marhaban Romadhon SImpatiFM