Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, mengatakan telah melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Bahrain Sheikh Kholid bin Ahmed Al Kholifa. Mereka bertemu di Washington, Amerika Serikat.

Melalui akun Twitter pribadinya, Kats menuliskan bahwa dirinya bertemu secara terbuka dengan Menteri Luar Negeri Bahrain, Sheikh Kholid bin Ahmed Al Kholifa.

Menurut Kementerian Luar Negeri Israel, pertemuan antara Katz dan Sheikh Khalid dikoordinasikan di belakang layar oleh Departemen Luar Negeri Amerika. Agenda tersebut menjadi bagian dari konferensi tentang kebebasan beragama yang diselenggarakan Menteri Luar Negeri Amerika, Mike Pompeo.

Katz mengatakan bahwa Israel akan terus berupaya menormalisasi hubungan dengan negara-negara Arab.

Israel memang sedang berusaha mencairkan hubungan dengan negara-negara Arab. Awal Juli lalu, misalnya, kepala badan intelijen Israel, Yossi Kohen mengklaim bahwa negaranya telah memperbarui hubungan dengan Oman.

Sebelumnya, Oman telah mengumumkan rencananya untuk membuka kedutaan di wilayah Palestina guna mendukung perjuangan rakyat di sana. Namun, pejabat senior Palestina Hanan Ashrowi memperingatkan Oman agar tidak menggunakan kedutaan barunya sebagai langkah untuk membangun hubungan formal dengan Israel.

Hingga kini Israel memang tak memiliki hubungan diplomatik dengan negara-negara Arab, kecuali Yordania dan Mesir. Hubungan dengan kedua negara itu pun disandarkan pada adanya kepentingan bersama, yakni terkait Jalur Gaza dan Tepi Barat. (republika/admin).

Marhaban Romadhon SImpatiFM