Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, mengecam keras tindakan penjajah ‘Israel’ menghancurkan permukiman warga Palestina di Tepi Barat yang kembali terjadi pada hari Senin kemarin.

Sukamta mengharapkan Pemerintah Indonesia dapat berperan aktif melalui keanggotaannya di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mendorong lembaga tersebut memberi sanksi kepada ‘Israel’.

Sukamta menjelaskan bahwa Israel’ telah melecehkan dunia, tindakannya ini secara sengaja melanggar Resolusi Dewan keamanan PBB Tahun 2016. Bahkan ini masuk kategori kejahatan kemanusiaan.

Alasan keamanan yang menjadi dalih ‘Israel’ untuk menghancurkan permukiman Palestina, menurut Sukamta hanyalah alasan akal-akalan ‘Israel’ yang sebenarnya ingin memperluas wilayah permukiman ilegal ‘Israel’ di Wilayah Otoritas Palestina.

Sebagaimana diketahui permukiman ilegal ‘Israel’ di Yerussalem Timur bertambah semakin banyak dari sekitar 110 ribu pada tahun 1993 menjadi 620 ribu pada 2017.

Lebih lanjut, Sekretaris Fraksi PKS ini meminta Pemerintah Indonesia yang saat ini menjadi anggota tidak tetap Dewan keamanan-PBB untuk segera mendorong lembaga tersebut untuk mengambil langkah-langkah konkret menghentikan tindakan ‘Israel’ dan memberikan sanksi atas tindakan yang melanggar resolusi tersebut.

Selanjutnya Dewan keamanan PBB perlu menekan pihak ‘Israel’ untuk tidak lagi menggunakan senjata dan juga melakukan tindakan penghancuran permukiman Palestina.

Menurut Sukamta tekanan dunia internasional juga perlu ditujukan kepada Amerika Serikat yang selama ini selalu ada di belakang ‘Israel’.

(hidayatullah/admin)