Gerakan Perlawanan Islam Hamas membantah klaim komandan wilayah selatan pasukan Israel yang menyatakan adanya terowongan di bawah rumah di kota Gaza dan utara Jalur Gaza.

Juru bicara Hamas Hazim Qasim pada Selasa (15/08/2017) kemarin mengatakan bahwa kebohongan dan isu tersebut adalah bagian dari kebijakan gagal penjajah Israel dan perang psikologis yang dilancarkan penjajah Israel dalam mempengaruhi mentalitas rakyat Palestina.

Dia menambahkan, bahwa kebohongan dan isu tersebut merupakan upaya penjajah Israel untuk melegalkan kejahatan yang mungkin dilakukan terhadap warga sipil di Jalur Gaza. Dia menyerukan media agar tidak mempercayai kebohongan Israel dan isu yang dihembuskannya.

Hazim juga menyerukan kepada lembaga-lembaga HAM dan kemanusiaan untuk melaksanakan kewajibannya dalam mengungkap niat penjajah Israel dan rencananya yang sengaja menarget warga sipil Jalur Gaza yang terisolasi.

(Pusat Informasi Palestina)