Dalam 24 jam terakhir, sekitar 12 ribu warga sipil telah dipindahkan secara paksa dari “zona de-eskalasi” di Suriah utara. Mereka pindah ke daerah-daerah dekat perbatasan Turki, untuk menghindari pemboman rezim dan Rusia. Berdasarkan statistic baru-baru ini, jumlah pengungsi dari wilayah tersebut telah mencapai total 110 ribu warga sipil selama sebulan terakhir.

para pengungsi pindah ke daerah perbatasan untuk menghindari pemboman Rusia, pasukan rezim Suriah, dan kelompok-kelompok teroris Iran. jumlah pengungsi telah meningkat dengan meningkatnya pemboman selama periode serangan, mencatat bahwa serangan intens yang diluncurkan oleh rezim dan sekutunya pada hari Selasa kemarin menyebabkan perpindahan sekitar 12 ribu warga sipil selama 24 jam terakhir.

Selain itu, pasukan rezim secara sengaja menargetkan rumah sakit, pusat pertahanan sipil dan fasilitas vital lainnya.

para pengungsi yang melarikan diri dari pemboman rezim dan sekutunya mengungsi di kamp-kamp yang terletak di desa-desa dan kota-kota di dekat perbatasan Suriah-Turki, di samping daerah yang dikuasai oleh Tentara Nasional Turki dan Suriah.

jurnalislam/admin