Jakarta – Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia atau DDII, menyurati Komisi Penyiaran Indonesia atas iklan partai PSI di televisi. Ketua DDII, Mohammad Sidik menyatakan bahwa pengaduan ini lantaran PSI menyinggung masalah poligami dalam kampanyenya.

Dalam siaran persnya DDI menyatakan bahwa, sehubungan dengan beredarnya iklan Partai Solidaritas Indonesia atau PSI, yang memuat materi ‘Tolak Poligami’, maka melalui surat ini pihaknya menyampaikan pengaduan kepada Komisi Penyiaran Indonesia untuk dapat memberikan teguran kepada PSI.

Ia menegaskan bahwa pengaduan ini agar pihak PSI dapat merevisi materi iklan yang bermuatan ‘Tolak Poligami’. Menurutnya, iklan ini sudah tayang beberapa kali di beberapa TV Swasta seperti.

DDI memprotes keras atas materi iklan tersebut karena mengandung unsur SARA yang menyinggung dan menghina ajaran agama Islam.

Oleh sebab itu, untuk membuat suasana tahun politik ini kondusif dan aman, DDII meminta KPU untuk segera bertindak sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. (kiblat/admin).