Pihak berwenang di Kashmir India memperketat pembatasan gerakan rakyat pada Sabtu kemarin. Pembatasan tersebut diklaim India untuk mencegah kemungkinan protes yang dipicu oleh pidato oleh Perdana Menteri Pakistan Imran Khan.

Khan, dalam pidatonya di Majelis Umum PBB pada Jumat kemarin memperingatkan akan ada pertumpahan darah begitu India mencabut pembatasannya di Kashmir. Segera setelah pidato itu, ratusan warga Kashmir keluar dari rumah mereka, meneriakkan slogan-slogan yang mendukung Khan pada Jumat malam dan menyerukan kemerdekaan Kashmir.

Pada Sabtu sebelumnya, van polisi yang dilengkapi dengan speaker membuat pengumuman publik di beberapa bagian Srinagar tentang pembatasan gerakan, sementara pasukan tambahan dikerahkan untuk mencegah protes.

Pasukan juga memblokir akses ke pusat bisnis utama Srinagar dengan kawat berduri.

Kashmir yang mayoritas Muslim telah lama menjadi titik seteru antara India dan Pakistan yang bersenjata nuklir, yang telah berperang dua dari tiga perang mereka di wilayah yang terbagi itu. Kedua negara memerintah sebagian Kashmir sambil mengklaim sepenuhnya.

arrahmah/admin