Lebih dari 7 ribu tentara, yang dikerahkan ke Kashmir yang dikelola India menjelang pencabutan status otonominya, akan ditarik kembali ke pangkalan militer permanen. Hal ini dilakukan karena membaiknya situasi keamanan seperti yang dilaporkan jaringan berita RT pada Rabu kemarin.

Sebanyak 72 kompi yang direkrut dari berbagai cabang paramiliter diperintahkan untuk kembali dari Kashmir pada Senin kemarin. Keputusan untuk mengurangi kehadiran tentara di wilayah bermayoritas Muslim dibuat karena pemerintah di New Delhi menilai situasi keamanan di sana membaik.

Penambahan pasukan diperintahkan ketika pemerintah pusat khawatir akan terjadi kekerasan setelah mencabut status khusus Jammu dan Kashmir pada Agustus. Tindakan keras India termasuk pemberlakuan jam malam, penahanan rumah para politisi lokal dan pemblokiran pelayanan internet dan telepon seluler. Penarikan pada minggu ini mengikuti penarikan 2 ribu tentara pada awal bulan.

hidayatullah/admin