Majelis Ulama Indonesia memastikan Indonesia siap memberikan bantuan untuk pengelolaan Rumah Sakit Indonesia Hebron, Tepi Barat, Palestina. Itu setelah pembangunan rumah sakit yang diprakarsai MUI itu selesai dibangun.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri MUI, Muhyiddin Junaidi yang juga Ketua Panitia Pembangunan Rumah Sakit Indonesia-Hebron Tepi Barat Palestina.

Muhyiddin menjelaskan, jika mereka tidak memiliki sumber daya manusia dalam mengendalikan dan mengelola rumah sakit tersebut, pihaknya juga akan memberikan bantuan. Karena menurutnya, indonesia sudah berpengalaman dalam mengelola rumah sakit. Hal ini disampaikan setelah Muhyiddin menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantornya.

Menurut Muhyiddin, setelah pembangunan rumah sakit selesai, Indonesia akan langsung menghibahkan kepada Pemerintah daerah Hebron. Namun Indonesia akan terus memantau pengoperasian hingga rumah sakit benar-benar siap.

Muhyiddin optimistis, lantaran saat ini banyak mahasiswa Palestina yang belajar di Indonesia dalam bidang manajemen kesehatan. Bahkan, ada sebagian sudah jadi dokter dan perawat. (republika/admin)