Revisi terhadap Undang-Undang Haji dan Umroh diharapkan bisa menjadi solusi daftar tunggu keberangkatan haji yang sangat lama. Wakil Ketua Komisi 8 DPR RI Ace Hasan Syadzily mengatakan daftar tunggu jamaah berangkat yang sangat lama menjadi tantangan tersendiri penyelenggaraan haji.

Bahkan Ace mengatakan bahwa di Sulawesi Selatan daftar tunggunya sampai 42 tahun, di Sulawesi Barat juga sudah sampai 32 tahun.

Rata-rata dalam satu tahun sebanyak 400 orang mendaftar untuk melaksanakan ibadah haji. Maka pihaknya berharap dengan adanya revisi terhadap Undang-Undang Haji dan Umroh persoalan itu bisa dicari jalan tengahnya.

Ace mengatakan Undang-Undang tersebut penting karena mengatur soal adanya skala prioritas bagi usia lansia 65 tahun ke atas, juga bagi disabilitas yang sebelumnya tidak diatur di dalam Undang-Undang Haji.

Di sisi lain Undang-Undang itu juga secara tegas mengatur selain haji juga umroh yang selama ini tidak diatur dalam UU manapun.Undang-Undang juga mengatur adanya kepastian hukum tentang jamaah haji daftar tunggu yang meninggal dan bisa diberikan kepada ahli waris yang didaftarkan sendiri oleh jamaah haji tersebut.

(republika/admin)

Marhaban Romadhon SImpatiFM