Sedikitnya 10 warga sipil terbunuh pada hari Selasa (14/11/2017) yang lalu dan 100 lainnya menderita luka parah akibat pengeboman yang dilancarkan pasukan Basyar Assad dan tembakan artileri tanpa pandang bulu di kota-kota di Damaskus Timur.

Koresponden Orient News, Hadi al-Munajed, mengatakan bahwa pada Selasa (14/11/2017) malam, kelompok oposisi melakukan pembalasan dengan meluncurkan sebuah serangan cepat dan mendadak terhadap pasukan Basyar Assad. Dilaporkan puluhan pasukan Basyar Asad terbunuh.

Ledakan keras terdengar dan kumpulan asap terlihat di langit segera setelah serangan dari pihak oposisi. Sementara itu, milisi oposisi Brigade al-Rahman cemas dengan kemajuan yang dilakukan oleh pasukan Assad di front Jobar dan Ein Tarma di Ghouta Timur. Semua kota di Ghouta Timur dikepung oleh pemerintah Assad.

Warga sipil menanggung beban akibat pengepungan tersebut. Lebih dari 10 anak meninggal karena kekurangan gizi serta kekurangan makanan dan obat-obatan.

(arrahmah.com)