Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan meminta jamaah haji yang mempunyai masalah dengan kesehatan atau keterbatasan harus berkonsultasi dengan petugas, sehingga mereka mengetahui ada hal-hal yang harus dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan.

Menurut Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Eka Jusup Singka, pelaksanaan haji tidak bisa dipisahkan dengan kesehatan sebab ibadah haji adalah ibadah fisik.  Menurutnya, Pembinaan kesehatan dilaksanakan untuk memperkuat kondisi kesehatan jamaah  haji pascapemeriksaan kesehatan dan pengukuran kebugaran. Hal ini sebagaimana diungkapkan Eka  pada Kamis dalam keterangan tertulis yang diterima Republika sabtu kemarin.

Ia juga menyatakan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tidak lepas dari upaya pembinaan dan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh jamaah  haji yang dilakukan melalui beberapa tahapan. Mulai sejak mendaftarkan diri berhaji hingga menjelang masa keberangkatan.

Dia menambahkan, salah satu pola pembinaan kesehatan adalah dengan melakukan penyuluhan kesehatan, latihan kebugaran dan pemeriksaan darah, termasuk pemeriksaan atau tes cepat kejiwaan bagi jamaah haji. (republika/admin).

Marhaban Romadhon SImpatiFM