Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsuddin mengatakan, peran ormas-ormas Islam di Indonesia dalam perumusan dasar kebangsaan dan kenegaraan di Indonesia. Hal ini diungkapkan tokoh Muhammadiyah ini saat berbicara pada dalam konferensi yang diadakan Al-Azhar tentang Pembaruan Pemikiran Islam, di Mesir, Ahad kemarin.

Dalam konferensi yang dihadiri 300 tokoh ulama dan cendekiawan Muslim dari 41 negara itu, Din mengatakan, Pancasila dan Konstitusi Negara mengandung dan merupakan kristalisasi nilai-nilai ajaran Islam.

Sebagai contoh, jelas Din, prinsip perekonomian konstitusional Indonesia merupakan jalan tengah, sebab tidak condong kepada kapitalisme dan sosialisme. Prinsip tersebut jelasnya menekankan gotong royong dan kekeluargaan, dua ajaran Islam yang sentral.

Akhirnya, Guru Besar Politik Islam Global ini mengatakan kepada para ulama dan cendekiawan Muslim yang hadir bahwa rancang bangun negara kebangsaan Indonesia merupakan ijtihad politik para pendiri bangsa yang di dalamnya terdapat sejumlah tokoh Islam.

Din juga menjelaskan bahwa di Indonesia hubungan agama dan negara bersifat saling memerlukan.

Hidayatullah/admin