Ketua Umum MUI Ma’ruf Amin menyatakan, DPR harus membuat undang-undang hukum pidana untuk zina dan LGBT atau lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Hal ini sebagaimana dinyatakan ma’ruf Amin pada hari Rabu (20/12/2017) kemarin.

Rais Aam PBNU ini kembali menegaskan bahwa MUI telah mengeluarkan fatwa haram untuk lesbian, homoseksual, sodomi, dan pencabulan. Dalam fatwa tersebut dijelaskan bahwa homoseksual, baik lesbian maupun gay, hukumnya haram, dan merupakan bentuk kejahatan.

Sodomi juga hukumnya haram dan merupakan perbuatan keji yang mendatangkan dosa besar. Dalam fatwa tersebut juga telah ditegaskan bahwa semua aktivitas pencabulan yang dilakukan oleh seseorang, baik dilakukan kepada lain jenis maupun sesama jenis, kepada dewasa maupun anak-anak, hukumnya haram.

Dihubungi secara terpisah, Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa’adi menjelaskan, rancangan undang-undang zina dan LGBT sudah masuk Program Legislasi Nasional.

(hidayatullah.com)