Perhatian terhadap shalat harus menjadi prioritas utama bagi orang tua kepada anaknya. Karena Shalat merupakan tiang agama, jika seseorang melalaikannya niscaya agama ini tidak bisa tegak pada dirinya. Untuk itulah, hendaknya orang tua memberikan contoh kepada anaknya dengan senantiasa shalat di awal waktu dengan berjama’ah di masjid, mengajaknya serta menanyakan kepada anaknya apakah dia telah menunaikan shalatnya ataukah belum.

Dari Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya berkata, bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

(( مُرُوا أوْلادَكُمْ بِالصَّلاةِ وَهُمْ أبْنَاءُ سَبْعِ سِنينَ، وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا، وَهُمْ أبْنَاءُ عَشْرٍ، وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ في المضَاجِعِ ))

“Perintahlah anak-anakmu agar menunaikan shalat ketika mereka berumur tujuh tahun, dan pukullah mereka jika enggan menunaikannya ketika mereka telah berumur sepuluh tahun, dan pisahkan antara mereka dalam tempat tidurnya.” (HR. Abu Dawud. Hadits Hasan)