Pertanyaan dari Hamba Allah.

Assalamu’alaikum pak ustadz, apa kah msih dikatakan wajib seorang anak Tiri laki2 memberi nafkah kepada seorang ibu tiri, jika anak tersebut sudah berumahtangga ? terimakasih.

Jawabannya :

Sebagiamana telah diketahui bersama, bahwa di antara kewajiban terbesar bagi seorang anak, adalah berbakti kepada ibunya, dan memberikan nafkah sesuai kemampuan di antara bentuk berbakti kepadanya.

Dalam hadits yang diriwayatkan Imam Bukhori dan Muslim, disebutkan bahwa Rasulullah bersabda mengenai keutamaan ibu.

Abu Hurairah ,  dia berkata,

جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِيْ؟ قَالَ: «أُمُّكَ» قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: «ثُمَّ أُمُّكَ» قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: «ثُمَّ أُمُّكَ» قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: «ثُمَّ أَبُوْكَ»

“Seseorang datang kepada Rasulullah dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” Hadits riwayat Bukhori dan Muslim.

Yang dimaksud ibu dalam hadits ini adalah ibu kandung, atau ibu yang melahirkan kita.

Lantas, bagaimana dengan ibu tiri atau istri dari ayah kita?

Adapun berbakti kepada ibu tiri maka itu bukanlah kewajiban seorang anak. Akan tetapi hendaknya Anda tetap berbuat baik kepada ibu tiri. Karena dia adalah orang yang dicintai oleh ayah Anda. Anjuran berbuat baik kepadanya lebih ditekankan lagi ketika ayah Anda telah meninggal. Rasulullah bersabda:

إِنَّ مِنْ أَبَرِّ الْبِرِّ صِلَةُ الرًّجُلِ أَهْلَ وُدِّ أَبِيْهِ بَعْدَ أَنْ يولى

“Di antara sebaik-baik berbakti kepada orangtua adalah seseorang menyambung silaturahim kepada orang yang dicintai bapaknya setelah kematianya”. Hadits riwayat Muslim

Dan ibu tiri adalah orang yang dicintai bapaknya jadi dia berhak untuk diperlakukan dengan baik. Artinya, jika Anda memiliki kemampuan untuk memberikan nafkah kepada ibu tiri atau pernah menjadi istri ayah Anda, maka hendaknya dilakukan.

Wallahu a’lam