Presiden Bantuan Medis Yordania untuk Palestina atau MAP, El Hassan Bin Talal meresmikan klinik bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional untuk pengungsi Palestina di Yordania. Masyarakat Indonesia melalui Baznas telah memberi bantuan dan membangun klinik mata dan klinik telinga, hidung dan tenggorokan atau THT di sana.

Anggota Baznas, Irsyadul Halim melalui keterangan tertulis menyatakan pihaknya bersyukur bahwa bantuan tersebut diresmikan langsung oleh Prince Hassan.

Irsyadul mengatakan, lebih dari 2 juta warga Palestina menjadi pengungsi di Yordania. Mereka tersebar di beberapa titik lokasi yang dikelola lembaga PBB yang memberikan perlindungan dan pelayanan kepada pengungsi.

Para pengungsi hidup dengan bantuan lembaga-lembaga kemanusiaan. Pengungsi dari Palestina paling banyak mengungsi di Yordania. Yordania juga memiliki lembaga program sosial, khususnya program untuk membantu pengungsi Palestina.

Baznas memberikan bantuan bagi pengungsi Palestina dalam bentuk penyaluran dana zakat sebesar 300 ribu dolar pada 2018.

Irsyadul menyampaikan, kini beberapa program bantuan dari Baznas telah diimplementasikan dalam bantuan obat-obatan dan sarana pendidikan bagi anak-anak pengungsi Palestina.

Dalam peresmian tersebut turut hadir Duta Besar Republik Indonesia untuk Yordania dan Negara Palestina, Andi Rachmianto. Juga hadir sejumlah pejabat Kerajaan Hasyimiyah Yordania dan JHCO. Sementara, dari Baznas diwakili Irsyadul dan Manajer Penghimpunan Digital Baznas, Hafiza Elfira Novitariani. (republika/admin).