Pemimpin faksi Suqour Al-Syam sekaligus wakil aliansi faksi bersenjata oposisi Suriah, Jabhah Wathaniyah lit Tahrir atau JWT, Ahmad Al-Syaikh Abu Isa, menyeru para komandan faksi untuk turun ke medan tempur di Idlib. Para pemimpin itu diminta terjun bersama para bawahannya menghadapi serangan militer Suriah dan Rusia.

Al-Syaikh meminta semua orang, termasuk para pemimpin militer, untuk turun ke medan tempur. Ia juga meminta setiap orang untuk memobilisasi pasukan di setiap saat untuk melawan serangan rezim Suriah. Kepada para pejuang ia berpesan untuk tidak menaruh harapan pada siapa pun, kecuali Allah.

Pidato ini disampaikan bersamaan beredarnya sebuah rekaman audio miliknya yang ditujukan kepada para pejuang di Idlib.

Pidato Al-Syaikh disampaikan setelah eskalasi militer yang berkelanjutan oleh rezim Suriah dan Rusia dengan mengintensifkan penembakan di kota-kota di pedesaan Idlib. Serangan tersebut menyebabkan korban dan imigrasi ribuan orang menuju perbatasan Turki.

Pemboman itu bertepatan dengan gerak maju pasukan darat rezim Suriah. Mereka merebut sejumlah kota, desa, dan daerah perkebunan di beberapa wilayah, di sebelah timur Idlib.

kiblat/admin