Imam Masjid Al Nur di Christchurch (krischersh), Selandia Baru, Gamal Fouda akan menjadi pembicara utama pada konferensi internasional tentang islamofobia. Konferensi internasional ini akan digelar di Minnesota, Amerika pada 17 Maret 2020. Dilansir media senin kemarin, konferensi internasional tentang islamofobia ini dilakukan satu tahun setelah penembakan di Masjid Al Nur di Christchurch, Selandia baru.

Imam Gamal Fouda akan bergabung dengan pembicara dan pakar internasional di Universitas Augsburg (Ausberg) untuk membahas bagaimana islamofobia ditantang di seluruh dunia.

Fouda menerima banyak pujian dan belas kasih setelah serangan teror pada 15 Maret di dua masjid di Christchurch. Aksi teror tersebut telah menyebabkan lebih dari 50 orang meninggal dunia dan banyak yang mengalami luka-luka.

Dewan Hubungan Amerika-Islam akan menjadi tuan rumah pada konferensi internasional nanti. Lembaga tersebut turut membiayai perjalanan dan pengeluaran selama konferensi berlangsung.

Direktur Eksekutif Dewan Hubungan Amerika-Islam, Jaylani Hussein, mengatakan Fouda terpilih sebagai pembicara utama karena kepemimpinannya dan perwakilan komunitas Muslim di Christchurch. Dewan Kota Christchurch sebelumnya mengatakan akan menggelar acara nasional di North Hagley (nort hegli) Park pada 15 Maret 2020 untuk mengenang tragedi penembakan jamaah masjid. (republika/admin)