JAKARTA – Komisi Pengawas Haji Indonesi atau KPHI, mengeluarkan maklumat untuk mendorong calon jamaah haji memeriksakan kesehatannya. Maklumat ini penting diedarkan agar jamaah menggunakan haknya memeriksa kesehatan secara mandiri.

Komisioner KPHI Bidang Kesehatan, dokter Abidinsyah Siregar mengatakan bahwa kemandirian di dalam beribadah haji itu merupakan hal yang mutlak.

Abidinsyah mengatakan, kemandirian dari masing-masing jamaah diperlukan, karena seluruh aktivitas ibadah di sana bersifat aktivitas bergerak secara mandiri, meski aktivitas dilakukan secara bersamaan.

Apalagi, proses ibadah haji di Tanah Suci memiliki banyak tantangan yang harus dihadapi secara mandiri. Baik tantangan yang sifatnya lingkungan, budaya, dan kondisi di lapangan yang menuntut jamaah harus memiliki kemandirian yang kuat.

Atas dasar itulah, menurut Abidinsyah, kesehatan menjadi hal mutlak harus dimiliki oleh setiap calon jamaah haji. Oleh karena itulah, KPHI mengedarkan maklumat agar seluruh calon jamaah haji Indonesia menggunakan haknya untuk memperoleh kesehatan.

Di antaranya jamaah bisa mendatangi Puskesmas maupun Rumah Sakit Umum Daerah kabupaten atau kota. Pemeriksaan kesehatan tersebut merupakan amanat Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2016 tentang istitho’ah kesehatan haji yang kemudian diperkuat dengan peraturan Menteri Kesehatan Nomor 62 tahun 2016 tentang penyelenggaraan kesehatan haji.

Maka, sudah diberi kewenangan kepada seluruh fasilitas kesehatan petugas kesehatan untuk menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan haji. (republika/admin).