Pada Senin kemarin, sejumlah kelompok pemukim ekstremis Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa dari arah Gerbang Mugrabi dengan penjaga keamanan super ketat dari kepolisian Israel. Sementara itu, Departemen Wakaf Islam di Al-Quds menyebutkan, 80 pemukim dan mahasiswa Yahudi menyerbu Masjid Al-Aqsa selama periode pagi hari. Mereka mengadakan tur provokatif sambil menerima penjelasan tentang dugaan adanya Kuil impian yang mereka idam-idamkan berada dibawah Al-Aqsha.

Departemen Wakaf Islam menjelaskan, 4 pegawai pemerintah Israel juga menyerbu masjid dan berkeliaran di sekitar halamannya. Polisi Israel terus memberlakukan pembatasan pada jamaah Palestina yang akan memasuki Masjid Al-Aqsa. Mereka memeriksa identitas pribadi jamaah dan beberapa diantaranya ditahan di gerbang luar.

Dalam konteks lain, warga Al-Quds menyerukan sholat subuh setiap hari Jumat yang dinamakan gerakan “fajar martabat” di arena Masjid Al-Aqsa. Seruan shalat subuh di masjid al-aqsha adalah untuk menghidupkan kembali semangat mempertahankan Al-Aqsha di dalamnya.

Sebelumnya, Departemen Wakaf Islam di Al-Quds melaporkan lebih dari 40 pemukim Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa. Mereka yang mengorganisir kunjungan provokatif di berbagai bagian halaman masjid sambil menerima penjelasan tentang Kuil impian mereka dari para pemandunya. Sementara itu, kepolisian Israel memberikan perlindungan penuh terhadap para pemukim saat menyerbu Masjid Al-Aqsa.

melayu.palinfo/admin