Seperti dilansir dari Al Arabiya dari kantor berita resmi Yaman, Senin (14/08/2017) kemarin, Kelompok pemberontak Syi’ah Houthi dilaporkan telah menyita lebih dari 2.000 paspor dan melarang warga Yaman untuk berangkat ke Tanah Suci dan menunaikan Ibadah Haji 1438 Hijriyah.

Wakil Menteri Wakaf untuk urusan Haji dan Umrah Yaman, Sheikh Mukhtar al-Rabash mengatakan bahwa milisi Syiah Houthi telah menyita lebih dari 2.000 paspor warga Yaman di bawah kendali mereka, dan melarang warga menunaikan rukun Islam kelima.

Al-Rabash menjelaskan bahwa perampasan paspor para calon jamaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci terjadi saat warga melintasi pos pemeriksaan milisi pemberontak Syiah Houthi.

Akibatnya, perjalanan ribuan calon jamaah haji asal Yaman yang berada di bawah kendali kelompok pemberontak harus tertunda dari jadwal yang sebelumnya telah disepakati dengan pihak pemerintahan Arab Saudi.

(Eramuslim.com)

Marhaban Romadhon SImpatiFM