Lembaga Advokasi Halal meminta ada upaya serius dari pemerintah untuk membangkitkan industri halal di Indonesia. Karena, Indonesia dinilai memiliki potensi pasar halal yang menjanjikan.

Direktur Eksekutif Indonesia Halal Watch, Ikhsan Abdullah mengatakan harus ada upaya yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah membangun hubungan yang harmonis antara dua lembaga yang diberikan mandat oleh Undang-Undang Jaminan Produk Halal. Adapun dua lembaga yang dimaksud adalah  Badan Penyelanggara Jaminan Produk Halal atau BPJPH dan MUI.

Ikhsan juga menyayangkan kurangnya kepedulian dan kesadaran dari pelaku usaha di Indonesia terhadap produk halal, serta kurangnya orientasi usaha untuk merebut pasar halal dunia.

Oleh karena itu, saat ini Indonesian Halal Watch sedang melakukan upaya agar para pelaku usaha melakukan sertifikasi. Indonesian Halal Watch meyakinkan bahwa setelah memperoleh sertifikasi halal maka omset penjualannya akan meroket dahsyat, karena konsumen Muslim yang saat ini ragu atas kehalalan sebuah produk akan menjadi yakin.

Untuk diketahui, Lembaga Advokasi Halal, Indonesia Halal Watch merupakan lembaga advokasi yang menjadi jembatan penghubung masyarakat konsumen, pelaku usaha dan pemerintah dalam menerapkan Undang-undang Jaminan Produk Halal.

(kiblat.net)