Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menetapkan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, menurut Liga Arab merupakan pelanggaran berbahaya terhadap hukum internasional. Liga Arab meminta Dewan Keamanan PBB untuk menolak sikap politik Amerika serikat tersebut.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Lebanon Gebran Bassil, mengatakan negara-negara Arab perlu mempertimbangkan sanksi ekonomi terhadap Amerika Serikat untuk mencegahnya memindahkan Kedubes ke Yerusalem.

PBB dan Uni Eropa juga mengkritik keras keputusan Trump tersebut. Mereka menilai keputusan soal status Kota Yerusalem ini menghambat proses perdamaian antara Israel dan Palestina.

(islampos.com)

Marhaban Romadhon SImpatiFM