Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam sebuah konferensi pers di Paris, Sabtu (23/12/2017) kemarin menegaskan tidak akan menerima rencana Amerika Serikat untuk perdamaian dengan Israel.

Abbas menilai bahwa Amerika serikat telah terbukti menjadi mediator yang tidak jujur dalam proses perdamaian. Abbas menambahkan bahwa pihaknya tidak  akan lagi menerima rencana apapun dari Amerika Serikat.

Komentar Abbas  dilontarkan setelah keputusan Majelis Umum PBB mengeluarkan resolusi tentang status quo Yerusalem yang menolak pernyataan Amerika Serikat.

Selain tidak mau lagi menerima Amerika Serikat sebagai mediator dalam proses perdamaian dengan Israel, Abbas juga menolak sebuah kerangka kerja baru untuk perdamaian yang dikembangkan oleh utusan Presiden  Donald Trump untuk Timur Tengah .

(islampos.com)