Seluruh jamaah haji Indonesia pada musim haji tahun ini akan memperoleh layanan Bus Sholawat. Termasuk, bagi jamaah yang memiliki pondokan di wilayah Jarwal, dan berjarak hanya sekitar 800 meter dari Masjidil Haram.

Dengan fasilitas Bus Sholawat tersebut, jamaah tidak perlu lagi menyewa kendaraan selama di Makkah, termasuk untuk melakukan umrah perdana di Masjidil Haram. Hal ini sebagaimana diungkapkan Kabid Transportasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi Asep Subhana. Pernyataan ini dikeluarkan mengingat adanya kabar sebagian jamaah yang menyewa bus untuk membantu transportasi dari hotel menuju Masjidil Haram guna mendirikan umrah perdana.

Menurutnya, untuk layanan umrah perdana dari tiap kelompok terbang, pihaknya telah menyiapkan enam unit bus Sholawat. Hal ini sebagaimana dikutip laman resmi Kementerian Agama, Selasa kemarin.

Bus Sholawat ini dapat dimanfaatkan secara gratis oleh jamaah Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah berharap jamaah bisa menghemat biaya hidup selama di Makkah. Jamaah pun tidak perlu lagi menyewa kendaraan.

Jumlah Bus Sholawat pengangkut umrah perdana ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun kemarin. Tahun lalu, pemerintah cuma menyediakan empat bus Sholawat untuk melakukan pengangkutan umrah perdana.

Berdasakan evaluasi, kata Asep, jumlah 4 Bus Sholawat pada tahun lalu dirasa kurang. Maka tahun ini ditambah dua unit lagi. Layanan Bus Sholawat tersebut saat ini sudah mulai beroperasi bersamaan dengan masuknya jamaah haji Indonesia ke Kota Makkah. (hidayatullah/admin).